Blogroll

Theme images by Storman. Powered by Blogger.

About

Slider[Style1]

Featured Posts

Featured Posts

Featured Posts

Visitor Numbers

Find Us On Facebook

Flickr Images

Video Of Day

Titulo

Translate

Flickr Images

Popular Posts

About

Blogger templates

Friday, 21 November 2014

Pengertian CodeIgniter Serta Kelebihan CodeIgniter



CodeIgniter atau CI merupakan salah satu dari sekian banyak Framework PHP yang sudah ada. CodeIgniter dikembangkan itu sendiri di kembangkan oles Rick Ellis. CodeIgniter adalah aplikasi open source (Gratis) berupa framework dengan model MVC (Model, View, Controller) yang di fungsikan untuk membuat sebuah website dinamis bebasis PHP. CodeIgniter dirilis pertama kali pada 28-02-2006. Versi stabil yang akhir adalah Version 2.1.3. dan Versi yang terbaru adalah Version 2.2.0.

Framework  merupakan kumpulan dari fungsi-fungsi atau prosedur-prosedur & class-class yang memiliki tujuan tertentu yang sudah siap dipakai maka dapat lebih mempermudah dan cepat dalam menyelesaikan pekerjaan dari seorang programmer, tanpa harus membuat fungsi/class/prosedur dari nol.

Model MVC merupakan konsep yang cukup populer dalam pembangunan aplikasi web. MVC (Model, View, Controller) itu memisahkan antara logika pembuatan kode dengan pembuatan template website atau tampilan dari web. Jika kita menggunakan Model View Controller (MVC) menjadikan pembuatan sebuah website akan menjadi lebih terstruktur, lebih singkat atau menyingkat Coding dalam pengcodingan dan lebih sederhana.

Secara sederhana konsep MVC terdiri dari 3 bagian yaitu bagian pertama yaitu  Model, lalu View dan yang terakhir adalah bagian Controller. Di dalam sebuah web yang dinamis paling tidak terdiri dari 3 hal utama yang menyusunya, yaitu basis data, logika aplikasi & cara menampilkan halaman web. 
Pada 3 (Tiga) hal itu direpresentasikan menggunakan MVC yaitu model untuk basis data lalu controller untuk logika aplikasi, dan view untuk menampilkan halaman website tersebut. Ketiga jenis baigan itu dapat dijelaskan sebagai berikut:
View merupakan bagian yang menangani proses presentation logic. Pada web bagian ini biasanya berupa file template HTML, yang diatur controller. Sedangkan View berfungsi sebagai penerima dan merepresentasikan data kepada pengguna (user). Pada bagian ini tidak memiliki hak akses langsung di bagian model.
Model itu biasanya berhubungan langsung ke database untuk memanipulasi data (insert, update, delete, search), menangani validasi dari controller, tetapi tidak controller itu tidak berhubungan langsung dengan bagian view. 
Controller merupakan bagian pengatur dari bagian model & bagian view, controller memiliki fungsi sebagai penerima request & data dari pengguna (user) kemudian menentukan apa yang akan diproses oleh aplikasi.

Kelebihan CodeIgniter (CI) dibandingkan dengan Framework PHP lain diantaranya :
1. Performa sangat cepat, salah satu alasan tidak menggunakan framework adalah karena eksekusinya yang lebih lambat daripada PHP from the scracth, tapi Codeigniter sangat cepat bahkan mungkin bisa dibilang codeigniter merupakan framework yang paling cepat dibanding framework yang lain.
2. Konfigurasi yang sangat minim (nearly zero configuration), tentu saja untuk menyesuaikan dengan database dan keleluasaan routing tetap diizinkan melakukan konfigurasi dengan mengubah beberapa file konfigurasi seperti routes.php, config.php, namun untuk menggunakan CI dengan settingan yang standar, anda tidak perlu merubah banyak setingan di file yang ada pada folder config.php.
3. Banyak sekali komunitas CI, memudahkan kita untuk berinteraksi dengan yang lain, baik itu bertanya atau teknologi terbaru.
4. Dokumentasi yang sangat lengkap, Setiap paket instalasi codeigniter sudah disertai user guide yang sangat bagus dan lengkap untuk permulaan, bahasanya pun juga mudah dipahami. Dan masuh banyak lagi yang lainnya.


0 on: "Pengertian CodeIgniter Serta Kelebihan CodeIgniter"

'; (function() { var dsq = document.createElement('script'); dsq.type = 'text/javascript'; dsq.async = true; dsq.src = '//' + disqus_shortname + '.disqus.com/embed.js'; (document.getElementsByTagName('head')[0] || document.getElementsByTagName('body')[0]).appendChild(dsq); })();