Blogroll

Theme images by Storman. Powered by Blogger.

About

Slider[Style1]

Featured Posts

Featured Posts

Featured Posts

Visitor Numbers

Find Us On Facebook

Flickr Images

Video Of Day

Titulo

Translate

Flickr Images

Popular Posts

About

Blogger templates

Tuesday, 25 November 2014

Pengertian Uninteruptible Power Supply (UPS) dan Fungsi Utama dari Uninteruptible Power Supply (UPS)

- No comments

Uninteruptible Power Supply (UPS) Merupakan system Penyedia daya listrik yang sangat penting dan diperlukan sekaligus dijadikan sebagai benteng dari kegagalan daya serta kerusakan system dan hardware. UPS akan menjadi system yang sangat penting dan sangat diperlukan pada banyak perusahaan penyedia jasa telekomunikasi, Jasa informasi, penyedia jasa internet dan masih banyak lagi. Dapat dibayangkan berapa besar kerugian yang timbul akibat kegagalan daya listrik jika system tersebut tidak dilindugi dengan UPS.




Fungsi Utama dari UPS adalah :
1. Dapat memberikan energi listrik sementara ketika terjadi kegagalan daya pada listrik utama (PLN).
2. Memberikan kesempatan waktu yang cukup kepada kita untuk segera menghidupkan Genset sebagai pengganti PLN.
3. Memberikan kesempatan waktu yang cukup kepada kita untuk segera melakukan back up data dan mengamankan Operating System (OS) dengan melakukan shutdown sesuai prosedur ketika listrik utama (PLN) padam.
4. Mengamankan sistem komputer dari gangguan-gangguan listrik yang dapat mengganggu sistem komputer baik berupa kerusakan software,data maupun kerusakan hardware.
5. UPS secara otomatis dapat melakukan stabilisasi tegangan ketika terjadi perubahan tegangan pada input sehingga tegangan output yang digunakan oleh sistem komputer berupa tegangan yg stabil.
6. UPS dapat melakukan diagnosa dan management terhadap dirinya sendiri sehingga memudahkan pengguna untuk mengantisipasi jika akan terjadi gangguan terhadap sistem.
7. User friendly dan mudah dalam installasi.
8. User dapat melakukan kontrol UPS melalui Jaringan LAN dengan menambahkan beberapa accessories yang diperlukan.
9.Dapat diintegrasikan dengan jaringan internet. Notifikasi jika terjadi kegagalan dengan melakukan pengaturan perangkat lunak UPS management.
10. Notifikasi jika terjadi kegagalan dengan melakukan setting software UPS.


Monday, 24 November 2014

Cara menginstall Yii Framework pada Xampp

- No comments

MENGINSTALL YII FRAMEWORK PADA XAMPP

1. Siapkan Web server XAMPP (saya menggunakan XAMPP versi 1.7.3) dan install.
2. Yii framework versi terbaru yang bisa di download di situs resminya Yii Framework.
3. Extrak file hasil download dapat berupa zip. lalu copy-paste ke folder tempat xampp diinstall yaitu C:\xampp\htdocs\ , nama folder bisa diganti demi kemudahan misalnya ” yii “.
4. Buat folder baru, nama terserah misalnya ”aplikasiyii ” di folder C:\xampp\htdocs .
5. Buka cmd.exe , klik kanan pada icon lalu pilih run as administrator.
6. Setelah tampilan cmd muncul, ketik cd c:\xampp\php kemudian tekan enter.



7. Setelah itu ketik
c:\xampp\htdocs\yii\framework\yiic webapp c:\xampp\htdocs\aplikasiyii lalu tekan enter.
Pada saat muncul <Yes|No>[no]: ketik ” y ” lalu tekan enter.



8. Tutup cmd.
9. Aktifkan Apache dari XAMPP Control Panel, lalu ketik http:/localhost/aplikasiyii pada browser. Bila tidak ada error, maka aplikasi yii sudah terinstall pada folder ”aplikasiyii ” sedangkan file-file yang berada pada folder ” yii ” merupakan framework-nya, yang terhubung dengan ” aplikasiyii “, jadi jangan dihapus.

Isi pada folder yii


















Isi pada folder aplikasiyii















10. Klik kanan pada Computer lalu pilih Properties.


11. Pilih Advanced system settings.


12. Pilih tab Advanced dan klik Environment Variables.


13. Klik dua kali pada Variable Path.



14. Copy-paste path tempat file yiic.php berada yaitu C:\xampp\htdocs\yii\frameworks, lalu tambahkan ” ; ”

15. Copy-paste path tempat file php.exe berada yaitu C:\xampp\php, lalu tambahkan ” ; ” .



16. Tidak boleh ada spasi setelah atau sebelum ” ; ” ,  disambung saja.

17. Buka cmd dan buka htdocs pada xampp, lalu ketik “yiic webapp aplikasiyii“, maka folder aplikasiyii akan terbuat dan didalamnya terdapat aplikasi yii yg baru dibuat.


Cara Instalasi Codeigniter (CI) dan Cara Membuat Akses Database

- No comments
Codeigniter (CI) merupakan sebuah PHP framework,  untuk orang yang ingin membangun website dengan menggunakan PHP. Dengan menggunakan arsitektur model-view-controller (MVC)yang memisahkan antara bagian logic dan tampilan dari program, CI nyaman untuk digunakan. Tidak sulit apalagi anda sudah menguasai prinsip dasar OOP pada PHP.

Langkah 1 : Proses Instalasi Codeigniter (CI)

1. Ekstrak  CodeIgniter yang telah anda download dalam direktori root web server anda.
Contoh ke C:\Xampp\Htdocs\.... (Bagi yang mengunakan Xampp).
2. Selanjutnya masuk ke dalam folder system-application.
3. Bagian dalam folder application inilah yang akan sering anda utak-atik nantinya.

Langkah 2 : Konfigurasi Codeigniter (CI)

1. Buka file config.php yang berada dalam folder system-application-config-config.php
2. Ubah base url, sesuaikan dengan lokasi dimana folder Codeigniter (CI)  anda berada (tempat ekstrak tadi).
Contoh : Folder Codeigniter (CI) anda berada dalam folder www/ci maka ubah baris

$config['base_url']="http://example.com/";
dengan
$config['base_url'] = "http://localhost/ci/";

3. Setting database. Buka file database.php yang berada dalam folder yang sama dengan config.php. Ubah hostname, username, password, dan nama database (database akan kita buat entar, untuk sementara siapkan namanya dulu saja) sesuaikan dengan pengaturan mysql anda. Contoh :
$db['default']['hostname'] = "localhost";
$db['default']['username'] = "root";
$db['default']['password'] = "";
$db['default']['database'] = "db_ci";
Selesai dengan instalasi dan konfigurasi, selanjutnya siapkan database yang akan kita gunakan dalam praktikum kali ini.

Langkah 3 : Siapkan database

1. Buat database dengan nama db_ci melalui phpmyadmin anda.
2. Siapkan tabel dengan nama tb_buku (field : id_buku, judul_buku, stok_buku).
CREATE TABLE IF NOT EXISTS `tb_buku` (
`id_buku` varchar(10) NOT NULL,
`judul_buku` varchar(50) DEFAULT NULL,
`stok_buku` year(4) DEFAULT NULL, PRIMARY KEY (`id_buku`)
) ENGINE=MyISAM DEFAULT CHARSET=latin1;

3. Insert-kan beberapa sample data ke dalam tb_buku.
INSERT INTO `tb_buku` (`id_buku`, `judul_buku`, `stok_buku`) VALUES
('1', 'Mencari Tombol Tab', 2003),
('2', 'Guna Guna dari Raja', 2033);

Langkah 4 : Bekerja dengan CI

1. Membuat model. Ketikkan script berikut ini
<?php
class Buku_model extends Model {
function Buku_model()
{
parent::Model();
}
db->select('*');
$this->db->from('tb_buku');
$this->db->order_by('id_buku','DESC');
$data = $this->db->get('');
return $data;
}
}
?>

2. Simpan dengan nama buku_model.php  Simpan dalam folder system-application-models
3. Membuat Controller. Ketikkan script berikut ini,
<?php
class Buku_con extends Controller {

public function Buku_con()
{
parent::__construct();
$this->load->model('buku_model');
}

public function getBuku () {
$data['title'] = 'menampilkan isi buku';
$data['detail'] = $this->buku_model->getBuku();
$this->load->view('buku_view', $data);
}
}
?>


4. Simpan dengan nama buku_con.php. Simpan dalam folder system-application-controller
5. Membuat View. Ketikkan script seperti dibawah ini :

<h4>Data Buku</h4>
<?php foreach($detail->result() as $rows) :
echo $rows->id_buku; echo "<br>";
echo $rows->judul_buku; echo "<br>";
echo $rows->stok_buku; echo "<br>";
endforeach
?>

6. Simpan dengan nama buku_view.php. Simpan dalam folder system-application-view
7. Ketikkan http://localhost/ci/buku_con/getBuku/. dan hasilnya akan tampak seperti dibawah ini :



Membuat layout website yang responsif

- No comments


1. Memasang Meta Tag Viewport
Meta Tag Viewport digunakan untuk mengatur lebar viewport dan skala awal yang ada pada perangkat mobile. Di bawah ini adalah contoh meta tag viewport. Sertakan meta tag ini di bagian < head>

<meta name="viewport" content="width=device-width, initial-scale=1.0">
Untuk Microsoft Internet Explorer 8 ke bawah tidak mendukung format di atas, anda bisa menggunakan bantuan mediaqueries.js atau respond.js dengan menambah kode berikut di bawah kode yang diatas.

<!--[if lt IE 9]>     
    <script src="http://css3-mediaqueries-js.googlecode.com/svn/trunk/css3-mediaqueries.js"></script>  

<![endif]-->


2. Membuat Struktur HTML (Layout)
Langkahnya, kita akan membuat struktur HTML dengan header, content, sidebar dan footer pada sebuah dokumen HTML.

Caranya adalah :
1. Buat folder baru dengan nama test pada komputer anda.
2. Selanjutnya di dalam folder test buat lagi folder baru dengan nama css.
3. Buka aplikasi notepad
4. Kemudian masukan kode di bawah ini kedalamnya

<html>
<head>
<meta http-equiv="Content-Type" content="text/html; charset=UTF-8">
<meta name="viewport" content="width=device-width, initial-scale=1">

<title>Demo: Yudi Yusti</title>

<!-- alamat ke file css yang berada pada folder css -->
<link href="css/style.css" rel="stylesheet" type="text/css" />
<link href="css/mediaqueries.css" rel="stylesheet" type="text/css" />

<!-- css3-mediaqueries.js untuk IE8 kebawah -->
<!--[if lt IE 9]>
    <script src="http://html5shim.googlecode.com/svn/trunk/html5.js"></script>
    <script src="http://css3-mediaqueries-js.googlecode.com/svn/trunk/css3-mediaqueries.js"></script>
<![endif]-->

</head>
<body>
<div id="pagewrap">

    <div id="header">
        <h1>Header</h1>
        <p>Tutorial oleh <a href="http://yudiyusti.com">Yudi Yusti</a> (baca tutorialnya <a href="http://yudiyusti.com/">disini</a>)</p>
    </div>

    <div id="content">
        <h2>Content</h2>
        <p>text</p>
        <p>text</p>
        <p>text</p>
        <p>text</p>
        <p>text</p>
        <p>text</p>
        <p>text</p>
        <p>text</p>
        <p>text</p>
        <p>text</p>
    </div>

    <div id="sidebar">
        <h3>Sidebar</h3>
        <p>text</p>
        <p>text</p>
    </div>
 
    <div id="footer">
        <h3>Footer</h3>
    </div>

</div> <!--#pagewrap -->
</body>

<footer>
</footer>
</html>

5. Simpan ke folder test dengan nama index.html
6. Buka aplikasi notepad kembali dan buat dokumen baru lalu masukan kode di bawah ini kedalamnya.

body {
    background: #fff;
    color: #666;
    font: 85%/140% Arial, Helvetica, sans-serif;
    margin: 0 auto;
}
a {
    color: #69C;
    text-decoration: none;
}
a:hover {
    color: #F60;
}
h1 {
    font: 1.7em;
    line-height: 110%;
    color: #000;
}
h1, h2, h3 {
    color: #000;
}
h3 {
    border-top: solid 1px #eee;
    padding: 20px 0;
    margin: 20px 0 0;
    font-size: 150%;
}
p {
    margin: 0 0 20px;
}

/* atur html5 elemen ke block */
article, aside, details, figcaption, figure, footer, header, hgroup, menu, nav, section {
    display: block;
}


/************************************************************************************
STRUKTUR
*************************************************************************************/
#pagewrap {
    padding: 5px;
    width: 960px;
    margin: 20px auto;
}
#header {
    height: 180px;
}
#content {
    width: 600px;
    float: left;
}
#sidebar {
    width: 300px;
    float: right;
}
#footer {
    clear: both;
}

#header, #content, #sidebar, #footer {padding:10px;}


/* anda bisa menghapus ini */
#content {
    background: #f8f8f8;
}
#sidebar {
    background: #f0efef;
}
#header, #content, #sidebar {
    margin-bottom: 5px;
}
#pagewrap, #header, #content, #sidebar, #footer {
    border: solid 1px #ccc;
}
.wrapper {
    overflow: hidden;
}


7. Lalu simpan pada folder css dengan nama style.css
Untuk mencobanya anda bisa membuka index.html dengan browser anda caranya dengan mengklik kanan pada file index.html kemudian pilih open with -> nama browser anda. Rubah-rubah ukuran browser anda sampai ke ukuran terkecil, pasti masih belum responsif (layoutnya tidak mengikuti ukuran browser).

3. Membuat Media Query
Langkah membuat media query menggunakan CSS3, sama seperti di dalam bahasa pemograman dengan menggunakan kondisi (if), dimana CSS3 memberikan kondisi bagaimana browser harus merender halaman untuk viewport yang telah di set lebarnya, sehingga halaman html flexible mengikuti layar browser.

Caranya:
1. Buka kembali aplikasi notepad
2. Kemudian buat dokumen baru
3. Masukan kode di bawah ini kedalamnya

/************************************************************************************
MEDIA QUERIES
*************************************************************************************/
/* Jika berukuran 980px atau kurang*/
@media screen and (max-width: 980px) {
 
    #pagewrap {
        width: 94%;
    }
    #content {
        width: 65%;
    }
    #sidebar {
        width: 30%;
    }

}

/* Jika berukuran 700px atau kurang*/
@media screen and (max-width: 700px) {

    #content {
        width: auto;
        float: none;
    }
    #sidebar {
        width: auto;
        float: none;
    }

}

/* Jika berukuran 480px atau kurang*/
@media screen and (max-width: 480px) {

    #header {
        height: auto;
    }
    h1 {
        font-size: 24px;
    }
    #sidebar {
        display: none;
    }

}
4. Simpan dengan nama mediaqueries.css ke dalam folder css.
5. Selesai dan test kembali dengan membuka index.html dengan browser anda kemudian rubah-rubah ukurannya.

Responsif Desain Website

- No comments




Responsif Desain merupakan suatu teknik desain yang membuat website dapat tampil dengan baik di berbagai browser yang ada pada sebuah perangkat yang memilki ukuran layar yang berbeda, contohnya adalah Notebook, iPhone, iPad, BlackBerry serta device lainnya.

Memasang Meta Tag Viewport
Meta Tag Viewport digunakan untuk mengatur lebar viewport dan skala awal yang ada pada perangkat mobile. Di bawah ini adalah contoh meta tag viewport. Sertakan meta tag ini di bagian < head>

<meta name="viewport" content="width=device-width, initial-scale=1.0">
Untuk di Microsoft Internet Explorer 8 ke bawah tidak mendukung format di atas, anda bisa menggunakan bantuan mediaqueries.js atau respond.js dengan menambah kode berikut di bawah kode yang diatas.

<!--[if lt IE 9]>     
    <script src="http://css3-mediaqueries-js.googlecode.com/svn/trunk/css3-mediaqueries.js"></script>  
<![endif]-->


Friday, 21 November 2014

Instalasi Django

- No comments



Instalasi Django
1. Ekstrak file-file Django sesuai struktur folder-nya dengan bantuan Winrar atau 7Zip. Misalkan ke folder c:\django
2. Jalankan command prompt (CMD) Windows, dan kemudian pastikan berada dalam folder django tersebut.
3. Jalankan >python  setup.py  install
4. Python akan menginstall paket Django pada Python. Tunggu hingga selesai.
5. Setelah kembali ke prompt, jalankan >phyton
6. Pada prompt phyton jalankan >>>import django
Jika tidak ada pesan apapun maka instalasi Django sudah benar. Keluar dari Python dengan Ctrl-Z.
Mengetahui apakah instalasi Django sudah benar :


Setelah perintah >>>import django dijalankan dan tidak ada pesan apapun berarti instalasi sudah benar.
Membuat Project di Django
Untuk memastikan Python dan Django tidak bermasalah dengan setting yang ada dan dapat dijalankan maka dapat kita coba dengan mencoba membuat Project. Caranya adalah sebagai berikut :
1. Misalkan kita buat folder kerja dalam folder django, sehingga kita dapatkan c:\django\works>
2. Lakukan command line >django-admin.py  startproject  mysite
3. Maka akan membuat folder baru bernama mysite dan berisi beberapa file dan struktur khusus.


Coba aktifkan server :
1. Pastikan command prompt berada dalam folder project yang tadi dibuat, yaitu mysite.
2. Lakukan perintah >manage.py runserver
3. Jika port 8000 (sebagai default) dibolehkan maka selesai, jika terjadi error atau port tersebut sudah dipakai setting lain maka lakukan perintah untuk memakai port lain, misalkan >manage.py runserver 8080

Coba jalankan pada browser dengan alamat yang dirujukkan: http://127.0.0.1:8080/

Hasilnya adalah sebagai berikut :


Instalasi Python

- No comments

Instalasi Python
1. Run python-2.7.6.amd64.msi karena pakai Windows 7 yang 64 bit).
2. Tentukan letak instalasi (default-nya di c:\Python27), tunggu sampai selesai.
3. Setting system path di Windows agar mengenali Python:
4. Buka Windows Explorer, klik kanan pada Computer dikolom kiri, pilih Properties.
5. Klik Advanced system settings, lalu klik Environment Variables.
6. Pada System variables pilih Path lalu klik Edit.
7. Tambahkan dibagian akhir path yang ada dengan:  c:\Python27;c:\Python27\Scripts
8. Lalu Ok, Ok, Ok, selesailah setting path di Windows.
9. Jalankan command prompt (CMD) pada Windows difolder manapun, run >python, lalu akhiri keluar dengan Ctrl-Z enter.

Proses Instalasi berjalan dengan benar.

Pengertian Groovy Dan Instalasi Framework Groovy Serta Framework Grails

- No comments

Groovy adalah sebuah bahasa pemrograman dinamis yang dibuat dengan bahasa pemrograman Java. Groovy di desain dengan mengambil fitur-fitur terbaik yang terdapat dalam bahasa pemrograman dinamis lainnya seperti Python, Ruby, dan Smalltalk.

Instalasi Groovy.
Karena Grails menggunakan Groovy, maka anda harus menginstalasi Groovy terlebih dahulu untuk menjalankan Grails. Di bawah akan di jelaskan secara singkat langkah-langkah instalasi Groovy.
1. Download versi terakhir Groovy dari situs http://groovy.codehaus.org/Download .
2. Mekarkan groovy-binary-x.x.x.zip ke folder yang anda inginkan.
3. Tambahkan variabel lingkungan (environment variable) GROOVY_HOME dengan menunjuk ke folder di mana anda memekarkan file .zip tadi.
Tambahkan %GROOVY_HOME%\bin (di OS Windows) atau $GROOVY_HOME/bin (di OS berbasis *nix) ke path sistem anda.
4. Buka konsol (Command prompt di Windows), ketikkan perintah berikut:
>groovy -version
5. Jika anda melakukan instalasi dengan benar, maka akan muncul tulisan seperti berikut ini.
Groovy Version: 1.6-beta-1 JVM: 1.6.0_11

Membuat program dengan Groovy.
Berikut adalah beberapa contoh pendek program Groovy.
def vars = "World"
print "Hello $vars"
program diatas dapat di tulis juga seperti berikut,
def vars = "World"; print "Hello $vars"
atau bergaya OOP seperti ini,
class Sapa {
  def nama
  Sapa(siapa) {
      nama = siapa[0].toUppercase() + siapa[1..-1]
  }
  def salam() {
     println "Hello $nama!"
  }
}
titip = new Sapa("world")
titip.salam
Dapat di lihat sekilas, bahwa syntax dari Groovy sangat dekat dengan syntax Java. Dan ada sedikit pengaruh bahasa lainnya seperti PHP, Perl, atau Ruby di sana. Program yang di buat dengan Java dapat langsung di jalankan oleh Groovy dengan hanya mengganti ekstensi dari .java ke .groovy (dengan sedikit modifikasi).

Instalasi Grails.


Setelah Groovy berhasil di instalasi, langkah selanjutnya adalah instalasi paket Grails. Berikut adalah langkah-langkahnya.
  • Download grails versi terakhir di situs Grails
  • Mekarkan file yang telah anda download ke folder yang anda inginkan.
  • Tambahkan variabel lingkungan (environment variable) GRAILS_HOME dengan menunjuk ke folder di mana anda memekarkan file .zip tadi.
  • Tambahkan %GRAILS_HOME%\bin (di OS Windows) atau $GRAILS_HOME/bin (di OS berbasis *nix) ke path sistem anda.
  • Buka konsol (Command prompt di Windows), ketikkan perintah berikut:
>grails help
  • Jika anda melakukan instalasi dengan benar, maka akan muncul tulisan seperti berikut ini.
Welcome to Grails 1.1.1 - http://grails.org/
Licensed under Apache Standard License 2.0
Grails home is set to: c:\grails

Base Directory: C:\
Running script c:\grails\scripts\Help_.groovy
Environment set to development
Warning, target causing name overwriting of name default

Usage (optionals marked with *):
grails [environment]* [target] [arguments]*

Examples:
grails dev run-app
grails create-app books

Available Targets (type grails help 'target-name' for more info):
grails bootstrap
grails bug-report
grails clean
grails compile
grails console
grails create-app
grails create-controller
grails create-domain-class
grails create-filters
grails create-integration-test
grails create-plugin
grails create-script
grails create-service
grails create-tag-lib
grails create-unit-test
grails doc
grails generate-all
grails generate-controller
grails generate-views
grails help
grails init
grails install-plugin
grails install-templates
grails list-plugins
grails package
grails package-plugin
grails plugin-info
grails release-plugin
grails run-app
grails run-war
grails schema-export
grails set-proxy
grails set-version
grails shell
grails stats
grails test-app
grails uninstall-plugin
grails upgrade
grails war

Framework Grails

- No comments

Grails adalah sebuah framework web yang di buat menggunakan bahasa pemrograman Groovy diatas platform Java . Grails di buat sebagai framework produktifitas tinggi dengan mengikuti paradigma "coding by convention", di mana developer bisa lebih fokus pada pembuatan aplikasi dan tidak di repotkan dengan bermacam-macam konfigurasi yang biasa di temui pada framework lainnya. Grails di desain untuk mudah di pelajari, mudah mengembangkan aplikasi dan mudah di rawat. Grails mencoba menawarkan keseimbangan antara konsistensi dan fitur-fitur yang powerful.

Grails adalah salah satu dari sekian banyak framework MVC ( model-view-controller ) yang di buat pada platform Java. Karena di bangun pada platform Java, maka Grails dapat memanfaatkan pustaka-pustaka Java yang telah ada sebelumnya. Dan dalam membuat Grails, pihak pengembang memanfaatkan Hibernate dan Springs sebagai fondasi dasarnya namun dengan antarmuka yang lebih sederhana dan konsisten. Grails di buat untuk mempermudah pengembang dalam pembuatan sebuah sistem yang cepat. Cepat di sini maksudnya adalah klien dapat cepat melihat seperti apa sistem yang akan di buat nantinya. Setelah desain data telah di definisikan, pengembang dapat membuat prototip dari sistem yang akan di kembangkan lebih lanjut dan klien dapat segera melihat hasilnya dalam waktu singkat.

10 Framework PHP

- No comments

1. Laravel

Laravel adalah aplikasi web dengan sintax ekspresif, dan elegan. Kami percaya bahwa developing harus sesuatu yang menyenangkan dan kreatif. Laravel berusaha untuk mengurangis susahnya dan mengurangi tugas umum yang digunakan dalam sebagian besar proyek-proyek web,seperti otentikasi, routing, sesi, dan caching. Laravel bertujuan untuk membuat proses developing yang menyenangkan tanpa mengorbankan fungsionalitas aplikasi pengembangan. Sehingga dapat menghasilkan hasil yang terbaik. Untuk tujuan ini, kami telah berusaha untuk menggabungkan pengalaman-pengalaman dari apa yang telah kita alami dalam developing web lainnya, termasuk developing dalam bahasa lain, seperti Ruby on Rails, ASP.NET MVC, dan Sinatra. Laravel mudah diakses, namun aman, menyediakan tools-tools yang diperlukan untuk aplikasi skala besar. Kemampuan dari container control yang bagus, sistem migrasi ekspresif dan terintegrasi unit pengujian memberi kan Anda tools-tools yang Anda butuhkan untuk developing aplikasi apapun yang Anda perlukan. Fitur-fitur baru yang dimilikinya namun tidak ada di framework lain, seperti Autoloading, Unit Testing, dll.

2. Yii
Yii adalah framework php dengan performa yang tinggi untuk mengembangkan aplikasi web 2.0. Yii datang dengan fitur yang cukup banyak: MVC, DAO/Active Record, I18/L10N, caching, authentication, dan role-based control, scaffolding, dan testing.

3. Codeigniter
Codeigniter sudah tebilang cukup usang, kurang update dan bahkan disebut-sebut sudah mencapai akhir. namun saya masih tetap menyukai framework dengan konsep MVC ini. Penulis sendiri sudah menggunakannya berkali-kali dan tidak pernah merasa kecewa dengan codeigniter.

4. Phalcon
Phalcon adalah framework yang diimplementasikan sebagai ekstensi C menawarkan kinerja tinggi dan konsumsi sumber daya yang lebih rendah.

5. Flight

Flight adalah framework yang cepat, simpel, yang memungkinkan anda untuk dapat membuat website dengan cepat dan mudah. Flight cukup mudah untuk dipelajri meskipun dia simpel dan cukup powerful.

6. PHPixie

Awalnya adalah sebuah (Fork) dari framework Kohana, PHPixie menerapkan MVC, mudah dipelajari, powerful. Mungkin ini cukup layak untuk anda coba dalam waktu dekat.

7. Kohana


Kohana adalah open source, Objec Oriented MVC web Framework yang dibuat dengan PHP5 oleh tim relawan yang bertujuan untuk menjadi framework yang cepat, aman, dan kecil/sederhana.

8. Symfony

Dibuat pada tahun 2005, Symfony adalah framework MVC yang sangat powerful dan cukup populer di dunia enterprise. Hal ini sangat terinspirasi oleh Framework website lainnya seperti Ruby on Rails, Django, dan Spring. Symfony mungkin salah satu framework php yang paling lengkap

9. Pop PHP

Beberapa framework mungkin dibuat cukup komplek dan intens. Pop telah dibangun dengan semua tingkat pengalaman dalam pikiran. Pop memiliki kurva belajar yang dikelola untuk membantu pemula agar nyemplung dan menggunakan framework. Namun framework ini menawarkan fitur yang cukup powerful juga untuk tingkat advance atau mahir.

10. Medoo

Medoo adalah PHP database paling ringan karena hanya terdiri dari satu file berukuran 10.9kb. Micro Framework ini cukup canggih untuk membuat aplikasi kecil dan sederhana.

Pengertian CodeIgniter Serta Kelebihan CodeIgniter

- No comments


CodeIgniter atau CI merupakan salah satu dari sekian banyak Framework PHP yang sudah ada. CodeIgniter dikembangkan itu sendiri di kembangkan oles Rick Ellis. CodeIgniter adalah aplikasi open source (Gratis) berupa framework dengan model MVC (Model, View, Controller) yang di fungsikan untuk membuat sebuah website dinamis bebasis PHP. CodeIgniter dirilis pertama kali pada 28-02-2006. Versi stabil yang akhir adalah Version 2.1.3. dan Versi yang terbaru adalah Version 2.2.0.

Framework  merupakan kumpulan dari fungsi-fungsi atau prosedur-prosedur & class-class yang memiliki tujuan tertentu yang sudah siap dipakai maka dapat lebih mempermudah dan cepat dalam menyelesaikan pekerjaan dari seorang programmer, tanpa harus membuat fungsi/class/prosedur dari nol.

Model MVC merupakan konsep yang cukup populer dalam pembangunan aplikasi web. MVC (Model, View, Controller) itu memisahkan antara logika pembuatan kode dengan pembuatan template website atau tampilan dari web. Jika kita menggunakan Model View Controller (MVC) menjadikan pembuatan sebuah website akan menjadi lebih terstruktur, lebih singkat atau menyingkat Coding dalam pengcodingan dan lebih sederhana.

Secara sederhana konsep MVC terdiri dari 3 bagian yaitu bagian pertama yaitu  Model, lalu View dan yang terakhir adalah bagian Controller. Di dalam sebuah web yang dinamis paling tidak terdiri dari 3 hal utama yang menyusunya, yaitu basis data, logika aplikasi & cara menampilkan halaman web. 
Pada 3 (Tiga) hal itu direpresentasikan menggunakan MVC yaitu model untuk basis data lalu controller untuk logika aplikasi, dan view untuk menampilkan halaman website tersebut. Ketiga jenis baigan itu dapat dijelaskan sebagai berikut:
View merupakan bagian yang menangani proses presentation logic. Pada web bagian ini biasanya berupa file template HTML, yang diatur controller. Sedangkan View berfungsi sebagai penerima dan merepresentasikan data kepada pengguna (user). Pada bagian ini tidak memiliki hak akses langsung di bagian model.
Model itu biasanya berhubungan langsung ke database untuk memanipulasi data (insert, update, delete, search), menangani validasi dari controller, tetapi tidak controller itu tidak berhubungan langsung dengan bagian view. 
Controller merupakan bagian pengatur dari bagian model & bagian view, controller memiliki fungsi sebagai penerima request & data dari pengguna (user) kemudian menentukan apa yang akan diproses oleh aplikasi.

Kelebihan CodeIgniter (CI) dibandingkan dengan Framework PHP lain diantaranya :
1. Performa sangat cepat, salah satu alasan tidak menggunakan framework adalah karena eksekusinya yang lebih lambat daripada PHP from the scracth, tapi Codeigniter sangat cepat bahkan mungkin bisa dibilang codeigniter merupakan framework yang paling cepat dibanding framework yang lain.
2. Konfigurasi yang sangat minim (nearly zero configuration), tentu saja untuk menyesuaikan dengan database dan keleluasaan routing tetap diizinkan melakukan konfigurasi dengan mengubah beberapa file konfigurasi seperti routes.php, config.php, namun untuk menggunakan CI dengan settingan yang standar, anda tidak perlu merubah banyak setingan di file yang ada pada folder config.php.
3. Banyak sekali komunitas CI, memudahkan kita untuk berinteraksi dengan yang lain, baik itu bertanya atau teknologi terbaru.
4. Dokumentasi yang sangat lengkap, Setiap paket instalasi codeigniter sudah disertai user guide yang sangat bagus dan lengkap untuk permulaan, bahasanya pun juga mudah dipahami. Dan masuh banyak lagi yang lainnya.


Thursday, 20 November 2014

KABEL JARINGAN UTP, STP, COAXIAL DAN FIBER OPTIC

- No comments
Kabel merupakan salah satu Media transmisi data untuk jaringan, yang digunakan untuk menghubungkan satu  komputer  dengan  komputer lainya,berfungsi dalam  mengirim informasi  dalam  bentuk  sinyal  listrik antar  komputer jaringan.

Kabel jaringan yang digunakan ada 4 (Empat) macam :
1.  Kabel Coaxial
Kabel Coaxial merupakan kabel jaringan yang dilapisi dengan 2 tingkat isolasi. Pada isolasi yang pertama terdapat seraut konduktor yang berfungsi sebagai konduktor untuk mengurangi pengaruh elektromagnetik, isolasi yang kedua terdapat plastic yang berfungsi sebagai pelindung untuk menghindari goresan dari kabel.


Kabel Coaxial mempunyai karakteristik sebagai berikut :
1. Kecepatan dan keluaran 10 – 100 MBps.
2. Biaya Rata-rata per node murah.
3. Media dan ukuran konektor medium.
4. Panjang kabel maksimal yang di izinkan yaitu 500 meter (medium).


Panjang kabel maksimal yang di izinkan yaitu 500 meter (medium)Jaringan dengan menggunakan kabel koaksial merupakan jaringan dengan biaya rendah, tetapi jangkauannya sangat terbatas dan keandalannya juga sangat terbatas. Kabel koaksial pada umumnya digunakan pada topologi bus dan ring.

2. Kabel Fiber Optic
Merupakan kabel jaringan yang dibuat menggunakan bahan dari filamen glass.transmisi data menggunakan fiber optic lebih cepat karena pengiriman  data  ditransmisikan oleh pulsa  cahaya  untuk mengindarkan kehilangan  data  yang  disebabkan  oleh interferensi listrik. Jenis kabel fiber optic merupakan kabel jaringan yang jarang digunakan pada instalasi jaringan tingkat menengah ke atas. Pada umumnya, kabel jenis ini digunakan pada instalasi jaringan yang besar dan pada perusahaan multinasional serta digunakan untuk antar lantai atau antar gedung. Kabel fiber optic merupakan media networking medium yang digunakan untuk transmisi-transmisi modulasi.



Kabel Fiber Optic mempunyai karakteristik sebagai berikut :
1. Fiber Optic harganya lebih mahal di bandingkan media lain.
2. Kecepatan dan keluaran 100+ Mbps.
3. Biaya rata-rata pernode cukup mahal.
4. Media dan ukuran konektor kecil.
5. Panjang kabel maksimal yang diizinkan yaitu 2 km (panjang).





3. Kabel Unshield Twisted Pair (UTP)
Merupakan Kabel jaringan untuk menyalurkan jaringan internet,dan di dalam kabel UTP ini di dalamnya ada 8 helai kabel kecil yang berwarna-warni yang memiliki dua  kabel  yang  diputar  enam  kali  per-inchi,yang tidak dilengkapi shield(pelindung internal) untuk memberikan  perlindungan  terhadap  interferensi  listrik  ditambah  dengan  impedensi, atau  tahanan  listrik  yang  konsisten.kabel ini sangat umum digunakan banyak orang karena harganya murah. UTP dapat mempunyai transfer rate 10 Mbps sampai dengan 100 Mbps tetapi mempunyai jarak yang pendek yaitu maximum 100 meter.


















4. Kabel Shield Twisted Pair (STP)
Merupakan Kabel jaringan yang sama seperti Kabel tetapi  kawatnya  lebih  besar  dan  diselubungi dengan lapisan pelindung isolasi untuk mencegah gangguan interferensi. Jenis kabel STP yang paling umum digunakan pada LAN ialah IBM jenis/kategori 1. Secara fisik, kabel shielded sama dengan unshielded tetapi perbedaannya sangat besar. Dimulai dari konstruksi kabel shielded mempunyai selubung tembaga atau aluminium foil yang khusus dirancang untuk mengurangi gangguan elektrik. Kekurangan STP adalah tidak samanya standar antar perusahaan yang memproduksinya dan lebih mahal dan lebih tebal sehingga lebih susah dalam penanganan fisiknya.


Susunan Kabel UTP - Straigh-Through dan Cross Over

- No comments
Kabel UTP atau kabel unshielded twisted pair adalah kabel yang biasa digunakan untuk membuat jaringan atau network komputer berupa kabel yang didalamnya berisi empat (4) pasang kabel yang yang setiap pasangnya adalah kembar dengan ujung konektor RJ-45.

Type / Tipe kategori Kabel UTP / Unshielded Twisted Pair :
– Kategori 1 : Untuk koneksi suara / sambungan telepon/telpon
- Kategori 2 : Untuk protocol localtalk (Apple) dengan kecepatan data hingga 4 Mbps
- Kategori 3 : Untuk protocol ethernet dengan kecepatan data hingga 10 Mbps
- Kategori 4 : Untuk protocol 16 Mbps token ring (IBM) dengan kecepatan data hingga 20 Mbps
- Kategori 5 : Untuk protocol fast ethernet dengan kecepatan data hingga 100 Mbps.

Ada 3 jenis Kabel UTP yang dibedakan dengan category (cat) :
- UTP cat 3 untuk sistem 10Base-T (Standard Ethernet) dgn speed 10Mbps
- UTP cat 5 untuk sistem 100Base-T (Fast Ethernet) dgn speed 100Mbps
- UTP cat 5 Enhanced untuk sistem 1000Base-T (Gigabit Ethernet) dgn speed 1Gbps.

Media Koneksi Sebagai media penghubung antar komputer, kita akan membutuhkan kabel. Karena jaringan di STT Telkom menggunakan hub atau switch, maka kabel yang dibutuhkan adalah UTP (Unshielded Twisted Pair).

Kabel UTP memiliki karakteristik:- Connector yg dipakai pada ujung kabel (semua jenis/category) UTP adalah RJ45- terdiri dari 4 pasang (pair) kabel yang dipilin (twisted)- 1 pasang untuk Tx (mengirim informasi) yaitu pada pin nomor 1 (TX+) & 2 (TX-)- 1 pasang untuk Rx (menerima informasi) yaitu pada pin nomor 3 (RX+) & 6 (RX-)- 2 pasang tidak terpakai (Not Connected), yg dpt digunakan untuk mengirim daya listrik (power over Ethernet) untuk mencatu perangkat yg ada di ujung kabel UTP- kabel straight: jika ujung A terkoneksi langsung dengan ujung B (TXA-TXB, RXA-RXB)- kabel cross: jika ujung A terkoneksi silang dengan ujung B (TXA-RXB, RXA-TXB)- kabel straight digunakan untuk menghubungkan komputer dengan hub (switch)- kabel cross digunakan untuk menghubungkan hub (switch) dengan hub (switch) lainnya- maksimum panjang kabel UTP yg dpt dipakai untuk menyalurkan informasi adalah 50 meter.

Kabel Straight Through adalah Kabel dengan kombinasi ini digunakan untuk koneksi antar perangkat yang berbeda jenis, seperti antara komputer ke switch, komputer ke hub/bridge, router ke switch, router ke bridge dsb.
Susunan Warna Kabel Straight Through :
1. Putih – orange
2. Orange
3. Putih – hijau
4 .Biru
5. Putih – biru
6. Hijau
7. Putih – cokelat
8. Cokelat



Kabel Cross Over adalah Kabel dengan kombinasi ini adalah diperuntukkan untuk koneksi peer to peer antara perangkat yang sejenis. Contohnya dari komputer ke komputer, dari komputer ke router, dari switch ke switch dsb.

Susunan Warna Kabel Cross Over :
1. Putih – hijau
2. Hijau
3. Putih – orange
4. Biru
5. Putih -biru
6. Orange
7. Putih – cokelat
8. Cokelat

Cara pemasangan kabel UTP, Straigh Through & Cross Over

- No comments
Cara pemasangan kabel UTP
Pemasangan kabel UTP pada port RJ-45 tidak dapat digunakan urutan warna sembarangan. Untuk penggunaan tertentu, harus digunakan urutan warna yang berbeda karena sudah menjadi aturan. Apabila aturan itu diabaikan, maka koneksi akan gagal atau kurang maksimal.

Cara pemasangan kabel jaringan dengan media transmisi kabel UTP dibagi menjadi 2 (dua), yaitu :
- Straigh-Through
- Cross-Over

1. Straigh-Through
Kabel UTP dengan pemasangan straigh-through digunakan jika hubungan terjadi antara :

- Port Ethernet/FastEthernet Router dengan Port Ethernet yang terdapat di hub.
- Port Ethernet/FastEthernet Router dengan Port Ethernet/FastEthernet yang terdapat di switch.
- Network adhapter yang terpasang di PC dengan Port Ethernet di hub.
- Network adhapter yang terpasang di PC dengan port Ethernet/FastEthernet di switch.

2. Cross-Over
Pemasangan kabel UTP dengan cara cross-over digunakan jika hubungan terjadi antara :
- Switch dengan switch.
- Hub dengan switch.
- Hub dengan hub.
- Router dengan router.
- NetPC dengan PC secara langsung.