Model-View-Controller atau MVC adalah
sebuah metode untuk membuat sebuah aplikasi web dengan memisahkan data
(Model) dari tampilan (View) dan cara bagaimana memprosesnya
(Controller). Dalam implementasinya kebanyakan framework dalam apilaksi
website adalah berbasis arsitektur MVC. MVC memisahkan pengembangan
aplikasi berdasarkan komponen utama yang membangun sebuah aplikasi
seperti manipulasi data, antarmuka pengguna, dan bagian yang menjadi
kontrol dalam sebuah aplikasi web.
Bagian dari MVC :
1. Model, Model mewakili struktur data. Biasanya model berisi
fungsi-fungsi yang membantu seseorang dalam pengelolaan basis data
seperti memasukkan data ke basis data, pembaruan data dan lain-lain.
2. View, View adalah bagian yang mengatur tampilan ke pengguna. Bisa di katakan berupa halaman web web.
3. Controller, Controller merupakan bagian yang menjembatani model dan
view. Controller berisi skrip-skrip php yang berfungsi untuk memproses
suatu data dan mengirimkannya ke halaman web.
Dengan menggunakan metode MVC maka aplikasi akan lebih mudah untuk
dirawat dan dikembangkan. Untuk memahami metode pengembangan aplikasi
menggunakan MVC diperlukan pengetahuan tentang pemrogram berorientasi
objek (Object Oriented Programming).
Jenis MVC pada website
* Server Side MVC, Server Side MVC biasa terjadi pada aplikasi web
tradisional, yang tidak melibatkan client side seperti Javascript, Java
applet, Flash, dan lain-lain. Server Side MVC menyerahkan keseluruhan
proses bisnis pada server, aplikasi pada sisi pengguna hanya dapat
menerima. MVC jenis ini kadang-kadang disebut juga dengan nama Thin
Client.[2]
* Mixed Client Side and Server Side MVC, Pada Mixed Client Side and
Server Side MVC 1 client tidak menggunakan model sebagai jembatan untuk
melakukan komunikasi pada server, dibandingkan dengan Server Side MVC,
arsitektur ini memiliki tingkat kompleksitas yang lebih tinggi karena
lebih banyak komponen yang terlibat. Untuk selanjutnya arsitektur ini
disebut, dengan Mixed MVC 1. Pada Mixed Client Side and Server Side MVC
2, client menggunakan model sebagai jembatan untuk melakukan komunikasi
pada server, dibandingkan dengan arsitektur MVC yang lain, arsitektur
ini memiliki tingkat kompleksitas yang paling tinggi karena lebih banyak
komponen yang terlibat, sehingga membutuhkan sumber daya yang lebih
besar pula. Untuk selanjutnya arsitektur ini disebut dengan Mixed MVC
2.[2]
* Rich Internet Application MVC, Application MVC Rich Internet
Application (RIA) disebut juga dengan nama Fat Client, merupakan
aplikasi web yang memiliki kemampuan dan fungsi hampir seperti aplikasi
desktop. RIA pada sisi client, memiliki mesin untuk mengambil data yang
berada pada server, sehingga pada client terdapat bagian MVC sendiri dan
hanya membutuhkan bagian model pada sisi server.[2]
Struts adalah Frame Work Open Source yang di pakai
untuk membangun aplikasi berbasis Web. yang sudah terinstregasi dengan
standard technologi seperti Servlet, Java Beans dan Java Server Pages.
Struts memiliki banyak keuntungan bagi pengembang web aplikasi. Juga
sangat cocok dalam penerapan MVC di aplikasi berbasis web.
Friday, 16 November 2012
MVC dan Struts
About Andry
Author Andry Kurniawan, Website ini hanya sebuah informasi di dunia IT dan Komputer. Thanks
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
0 on: "MVC dan Struts"