1. Hidupkan koneksi dari Ethernet
Hal yang paling sering menjadi penyebab laptop tidak bisa tersambung ke internet dengan kabel LAN adalah karena ethernet connection dalam keadaan tidak aktif (disabled).
Saat mengalami masalah ini, maka memastikan ehternet dalam keadaan aktif adalah hal pertama yang harus Anda lakukan.
Pertama masuk ke Control Panel > pilih pada menu Network and Sharing Center.
Selanjutnya klik pada tab Change adpater settings.
Jendela baru akan terbuka, di sana temukan koneksi dengan label Ethernet atau Local Area Network.
Lihat statusnya apakah dalam keadaan enabled atau disabled. Jika icon berwarna abu-abu dan ada label Disabled di bawahnya maka ethernet di laptop Anda dalam keadaan mati.
Yang perlu kita lakukan adalah menghidupkannya dengan cara klik kanan > pilih Enable.
2. Cek driver Ehternet
Pertama buka Device Manager dengan cara menekan tombol Windows+R pada keyboard > ketik devmgmt.msc.
Setelah program Device Manager terbuka pilih pada device bernama Network adapters > klik pada tanda panah kecil di sampingnya untuk expand.
Cek apakah di sana ada device bernama Ethernet controller?
Jika tidak ada, klik expand pada menu Other devices, di sana akan terlihat device Ethernet Controller dengan tanda warning berwarna kuning, ini artinya driver perangkat tersebut belum terinstall, rusak, atau terhapus.

Yang harus kita lakukan adalah mencari dan menginstall driver yang sesuai.
Klik kanan pada Ethernet Controller > pilih Properties.
Selanjutnya klik pada tab Details > pada bagian Property pilih Hardware Ids > Copy baris kedua pada kolom Value > Paste ke Notepad.
Paste Hardware Ids yang tadi sudah disalin di Notepad ke kolom yang tersedia pada situs tersebut > klik tombol Search.
Tunggu hingga hasilnya keluar. Selanjutnya Anda download driver dalam format zip.
3. Cek kabel pada router
Salah satu ujung dari kabel LAN yang digunakan pasti terhubung ke router, modem, atau switch untuk mendapatkan koneksi internet. Saat masalah laptop tidak bisa terhubung ke internet terjadi, coba Anda cek ujung kabel yang terhubung ke router dan pastikan sudah terpasang dengan benar.
Koneksi bisa terputus disebabkan karena kabel yang longgar atau tidak terpasang dengan benar. Anda bisa memastikannya dengan melepas dulu sambungan kemudian sambungkan kembali.
4. Cek konfigurasi IP dan DNS
Konfigurasi IP Address dan DNS yang salah juga bisa menjadi penyebab laptop tidak bisa connect WiFi maupun kabel LAN.
Saat mengalami masalah pada koneksi internet, maka salah satu langkah yang wajib dilakukan adalah memastikan konfigurasi IP dan DNS sudah benar.
Ikuti langkah-langkah berikut ini:
Pertama masuk ke Control Panel > pilih Network and Sharing Center.
Pada panel sebelah kiri pilih Change adapter settings > klik kanan pada Ethernet > pilih Properties.
Pilii Internet Protocol Version 4 (TCP/IPv4) > klik tombol Properties.
Anda bisa memilih Obtain IP address automatically dan Obtain DNS server address automatically untuk mendapatkan IP dan DNS secara otomatis.
5. Flush DNS dan reset TCP/IP
Langkah selanjutnya untuk memperbaiki koneksi internet dengan kabel LAN yang bermasalah di laptop adalah dengan menghapus DNS cache dan reset konfigurasi TCP/IP. Ini bisa dilakukan dengan menggunakan cmd (command prompt).
Ikuti langkah-langkah berikut ini:
Pertama buka cmd dengan akses administrator, caranya tekan tombol Windows+R > ketik cmd > klik OK.
Setelah program cmd terbuka, ketik perintah berikut ini satu per satu diakhiri dengan menekan tombol enter setiap barisnya.
netsh winsock reset
netsh int ip reset
ipconfig /release
ipconfig /renew
ipconfig /flushdns
Fungsi dari tiap baris perintah di atas:
- netsh winsock reset > berfungsi untuk mengembalikan konfigurasi windows socket (wsock32.dll) menjadi default.
- netsh int ip reset > berfungsi untuk reset konfigurasi TCP/IP dan mengembalikannya ke keadaan default.
- ipconfig /release > menghapus konfigurasi IP yang sekarang.
- ipconfig /renew > membuat konfigurasi IP yang baru.
- ipconfig /flushdns > membersihkan DNS cache.
6. Configure Speed and Duplex
Pertama, Masuk ke Network Connections pada control panel pilih Lan Adapter yang akan di setting speed dan duplex nya.
Kedua, klik kanan pada LAN Adapter >> pilih properties >> klik Configure
Ketiga, klik tab Advanced >> pada Property pilih Speed & Duplex >> dan Value diisi sesuai kebutuhan kita. Klik OK.