Blogroll

Theme images by Storman. Powered by Blogger.

About

Slider[Style1]

Featured Posts

Featured Posts

Featured Posts

Visitor Numbers

Find Us On Facebook

Flickr Images

Video Of Day

Titulo

Translate

Flickr Images

Popular Posts

About

Blogger templates

Featured Posts

Wednesday, 6 March 2024

Cara Mengatasi Error 0x00011b Printer Sharing di Windows 10

- No comments

 

1. Update Windows

Meski pemutakhiran Windows awalnya menyebabkan bug, biasanya setelah dilakukan pembaruan kembali, fitur baru akan memperbaiki eror tersebut. Berikut langkah-langkahnya:

  1. Buka Start Menu dan pilih Settings.
  2. Klik Windows Update dan tab tombol ‘Check for Updates’.
  3. Jika pembaruan tersebut selesai, Windows akan menampilkan tulisan ‘Update Available’.
  4. Selanjutnya, tekan tombol ‘Download Now’ untuk menginstal pembaruan.

2. Uninstall update Windows yang bermasalah



Alternatif lainnya kamu bisa mencopot pembaruan yang bermasalah. Contohnya melakukan uninstall Security KB5005565 pada komputer tempat printer tersebut terinstall. Ikuti instruksi berikut ini:
  • Buka 'Control Panel', klik 'Programs and Features', klik 'View Installed Update'.
  • Selanjutnya cari KB5005565 seperti terlihat pada gambar di atas, klik kanan program dan klik 'Uninstall', proses uninstall akan berlangsung lama.
  • Setelah selesai, restart komputer dan coba lakukan sharing printer kembali.

3. Restart Printer Spooler Service

  1. Tekan Windows key+R 
  2. Ketik services.msc 
  3. Cari Lokasi Printer Spooler.
  4. Klik Kana, Pilih Restart.

4. Deactivate Print Spooler RPC Encryption

  1. Click – Start.
  2. Type – regedit.
  3. Press – Enter.
  4. Select Yes on User account control.
  5. Once Registry Editor opens, navigate to –

HKEY_LOCAL_MACHINE\System\CurrentControlSet\Control\Print

  1. Right-click on the Print folder and follow New >> DWORD (32-bit) Value.
  2. Name it RpcAuthnLevelPrivacyEnabled.
  3. Give the Value data as 0 (zero).
  4. Click on OK.


5. Modify Registry

  1. Press Windows+R.
  2. Type – cmd.exe.
  3. Hit – Ctrl + Shift +Enter.
  4. Click Yes on the verification dialog.
  5. Copy the following command and paste it into command prompt –
reg add "HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Policies\Microsoft\Windows NT\Printers\PointAndPrint" /v RestrictDriverInstallationToAdministrators /t REG_DWORD /d 1 /f
  1. Now, press Enter.
  2. Reboot the system and check if 0x0000011b still persists.



Mengatasi Laptop Tidak Bisa Connect Internet LAN di Windows 10

- No comments


1. Hidupkan koneksi dari Ethernet

Hal yang paling sering menjadi penyebab laptop tidak bisa tersambung ke internet dengan kabel LAN adalah karena ethernet connection dalam keadaan tidak aktif (disabled).

Saat mengalami masalah ini, maka memastikan ehternet dalam keadaan aktif adalah hal pertama yang harus Anda lakukan.


Pertama masuk ke Control Panel > pilih pada menu Network and Sharing Center.

Selanjutnya klik pada tab Change adpater settings.

Jendela baru akan terbuka, di sana temukan koneksi dengan label Ethernet atau Local Area Network.

Lihat statusnya apakah dalam keadaan enabled atau disabled. Jika icon berwarna abu-abu dan ada label Disabled di bawahnya maka ethernet di laptop Anda dalam keadaan mati.

Yang perlu kita lakukan adalah menghidupkannya dengan cara klik kanan > pilih Enable.



2. Cek driver Ehternet

Pertama buka Device Manager dengan cara menekan tombol Windows+R pada keyboard > ketik devmgmt.msc.

Setelah program Device Manager terbuka pilih pada device bernama Network adapters > klik pada tanda panah kecil di sampingnya untuk expand.

Cek apakah di sana ada device bernama Ethernet controller?

Jika tidak ada, klik expand pada menu Other devices, di sana akan terlihat device Ethernet Controller dengan tanda warning berwarna kuning, ini artinya driver perangkat tersebut belum terinstall, rusak, atau terhapus.



Yang harus kita lakukan adalah mencari dan menginstall driver yang sesuai.

Klik kanan pada Ethernet Controller > pilih Properties.

Selanjutnya klik pada tab Details > pada bagian Property pilih Hardware Ids > Copy baris kedua pada kolom Value > Paste ke Notepad.



Paste Hardware Ids yang tadi sudah disalin di Notepad ke kolom yang tersedia pada situs tersebut > klik tombol Search.

Tunggu hingga hasilnya keluar. Selanjutnya Anda download driver dalam format zip.


3. Cek kabel pada router

Salah satu ujung dari kabel LAN yang digunakan pasti terhubung ke router, modem, atau switch untuk mendapatkan koneksi internet. Saat masalah laptop tidak bisa terhubung ke internet terjadi, coba Anda cek ujung kabel yang terhubung ke router dan pastikan sudah terpasang dengan benar.

Koneksi bisa terputus disebabkan karena kabel yang longgar atau tidak terpasang dengan benar. Anda bisa memastikannya dengan melepas dulu sambungan kemudian sambungkan kembali.

4. Cek konfigurasi IP dan DNS

Konfigurasi IP Address dan DNS yang salah juga bisa menjadi penyebab laptop tidak bisa connect WiFi maupun kabel LAN.

Saat mengalami masalah pada koneksi internet, maka salah satu langkah yang wajib dilakukan adalah memastikan konfigurasi IP dan DNS sudah benar.

Ikuti langkah-langkah berikut ini:

Pertama masuk ke Control Panel > pilih Network and Sharing Center.

Pada panel sebelah kiri pilih Change adapter settings > klik kanan pada Ethernet > pilih Properties.

Pilii Internet Protocol Version 4 (TCP/IPv4) > klik tombol Properties.

Anda bisa memilih Obtain IP address automatically dan Obtain DNS server address automatically untuk mendapatkan IP dan DNS secara otomatis.



5. Flush DNS dan reset TCP/IP

Langkah selanjutnya untuk memperbaiki koneksi internet dengan kabel LAN yang bermasalah di laptop adalah dengan menghapus DNS cache dan reset konfigurasi TCP/IP. Ini bisa dilakukan dengan menggunakan cmd (command prompt).

Ikuti langkah-langkah berikut ini:

Pertama buka cmd dengan akses administrator, caranya tekan tombol Windows+R > ketik cmd > klik OK.

Setelah program cmd terbuka, ketik perintah berikut ini satu per satu diakhiri dengan menekan tombol enter setiap barisnya.

netsh winsock reset

netsh int ip reset

ipconfig /release

ipconfig /renew

ipconfig /flushdns

Fungsi dari tiap baris perintah di atas:

  • netsh winsock reset > berfungsi untuk mengembalikan konfigurasi windows socket (wsock32.dll) menjadi default.
  • netsh int ip reset > berfungsi untuk reset konfigurasi TCP/IP dan mengembalikannya ke keadaan default.
  • ipconfig /release > menghapus konfigurasi IP yang sekarang.
  • ipconfig /renew > membuat konfigurasi IP yang baru.
  • ipconfig /flushdns > membersihkan DNS cache.


6. Configure Speed and Duplex

Pertama, Masuk ke Network Connections pada control panel pilih Lan Adapter yang akan di setting speed dan duplex nya.



Kedua, klik kanan pada LAN Adapter >> pilih properties >> klik Configure



Ketiga, klik tab Advanced >> pada Property pilih Speed & Duplex >> dan Value diisi sesuai kebutuhan kita. Klik OK.



Tuesday, 14 February 2023

Cara Mengatasi Enter Network Credentials

- No comments

 

Cara Mengatasi Enter Network Credentials

1. Ubah Advanced Sharing Settings

Advanced Sharing settings yang salah diatur adalah salah satu penyebab paling umum dari error ini. Idealnya, PC harus diizinkan untuk mengelola koneksi homegroup. Kalian juga dapat menggunakan halaman Advanced Sharing settings untuk menonaktifkan berbagi hal yang dilindungi kata sandi, yang memungkinkan kalian berbagi file tanpa perlu masuk.

Berikut adalah bagaimana kalian dapat mengonfigurasi Advanced Sharing settings dengan benar:






  1. Temukan ikon network di taskbar kalian dan klik kanan di atasnya.
  2. Pilih Network and Internet settings dari context menu.
  3. Kemudian pilih Network and Sharing Center.
  4. Pilih Change advanced sharing settings di panel kiri.
  5. Sekarang, aktifkan opsi IAllow Windows to manage homegroup connections (recommended) di bawah Homegroup connections.
  6. Klik Save changes (Kalian memerlukan hak akses administratif untuk ini).
  7. Sekarang, perluas bagian All Networks dan aktifkan opsi Turn off password protected sharing.
  8. Tekan tombol Save changes untuk menyelesaikan proses.

Setelah kalian mentransfer file, aktifkan kembali password-protected sharing sehingga orang lain tidak mendapatkan akses mudah ke PC kalian.


2. Gunakan Kredensial Akun Microsoft Atau Nama Komputer

Metode lainnya untuk mengatasi error enter network credentials adalah dengan mencoba masuk ke PC target menggunakan kredensial akun Microsoft alih-alih menggunakan username dan password lokal.

Atau, kalian juga dapat mencoba menggunakan nama komputer yang kalian gunakan di samping username kalian di bidang teks yang terkait dengan Username. Jangan memasukkan spasi, bar, atau simbol lain di antara nama.

Jika masalah terkait dengan kredensial, salah satu dari dua metode ini kemungkinan akan membantu kalian menyingkirkannya untuk selamanya.


3. Tambahkan Kredensial Komputer Target Secara Manual Ke Credential Manager

Kalian juga dapat mencoba menambahkan kredensial komputer yang ditargetkan secara manual di Credential Manager dan melihat apakah itu membuat perbedaan. Inilah cara melakukannya:




  • Ketik “Credential Manager” ke dalam Windows Search dan klik Open.
  • Pilih Windows Credential dan klik Add a Windows Credential.
  • Sekarang, tambahkan username, nama komputer, dan password komputer yang kalian coba akses. Periksa apakah kalian sekarang dapat berbagi file dengan perangkat lain dengan sukses.

    4. Buat Akun Pengguna Baru Di Kedua Perangkat

    Ada kalanya akun pengguna menjadi rusak dan menghentikan kalian dari melakukan tindakan tertentu. Jika ini terjadi, baik di PC atau komputer target, dapat mengganggu proses berbagi file.

    Untuk memperbaiki masalah ini, pertama-tama, coba beralih ke akun pengguna lain di komputer kalian sendiri dan lihat apakah itu berhasil. Jika strategi ini gagal, maka sebaiknya buat akun pengguna baru di kedua perangkat dengan usernmae dan password yang sama. Pastikan kedua akun memiliki hak administratif.

    Jika akar masalah kalian adalah akun pengguna yang rusak, ini sudah cukup untuk memperbaiki masalah.

    5. Restart Credential Manager Service

    Masalahnya mungkin juga dengan Credential Manager service itu sendiri, bukan komputer yang ditargetkan atau pengaturan network devices kalian. Dalam metode ini, pertama-tama kita akan mengaktifkan Credential Manager service jika layanan dinonaktifkan.

    Jika sudah berfungsi, maka kita akan melanjutkan dengan merestart service dan melihat apakah itu berhasil. Inilah yang perlu kalian lakukan:



  • Tekan Win + R untuk membuka Run box.
  • Ketik services.msc di Run box dan klik Enter.
  • Di jendela berikut, cari Credential Manager service dan klik kanan padanya.
  • Pilih Properties dari context menu.
  • Jika layanan dinonaktifkan, klik tombol Start untuk mengaktifkannya.
  • Jika sudah berfungsi, klik tombol Stop, tunggu beberapa detik, lalu tekan tombol Start.
  • Pastikan jenis Startup diatur ke Automatic.
  • Klik Apply > OK untuk menyimpan perubahan.
  • Sekarang coba sambungkan ke komputer yang ditargetkan dan lihat apakah kalian dapat melakukannya tanpa masalah.


    6. Coba Gunakan Safe Mode With Networking

    Jika kredensial yang kalian masukkan dan semua konfigurasi network pada sistem sudah benar, mungkin ada yang salah pada tingkat sistem. Dalam hal ini, kalian dapat boot ke Safe Mode untuk menentukan penyebab masalah. Safe Mode memulai Windows hanya dengan set driver dan aplikasi dasar ​​yang penting agar sistem operasi berfungsi.

    Ada beberapa jenis Safe Mode diantaranya Minimal, Alternate Shells, Active Directory Repair, dan Network. Dalam metode ini, kita akan mem-boot Windows ke Safe Mode with Networking. Mode ini meluncurkan Windows dengan driver dan program yang diperlukan untuk menghubungkan sistem ke internet atau perangkat lain melalui network.

    Jika error yang dihadapi tidak muncul dalam Safe Mode, maka ada kemungkinan masalah malware atau software lain yang menyebabkan masalah. Inilah yang perlu kalian lakukan:

  • Buka Start menu dan klik tombol Power.
  • Pilih Restart sambil menahan tombol Shift.
  • Tunggu Windows untuk boot ke recovery mode dan kemudian pilih Troubleshoot > Advanced Options.
  • Arahkan ke Startup Settings > Restart.
  • Di jendela berikut, tekan tombol F5 pada keyboard kalian untuk boot ke Safe Mode with Networking.
  • Setelah kalian masuk ke Safe Mode, coba sambungkan ke perangkat yang sebelumnya kalian coba sambungkan. Jika error tidak muncul di Safe Mode, maka kalian mungkin ingin melaporkan masalah ini ke tim dukungan resmi Microsoft dan menunggu perbaikan dari pihak mereka.






  • Monday, 26 September 2022

    Cara Menghapus Tulisan Activate Windows 10

    - No comments

     

    Langkah 1: Buka Notepad

    Langkah pertama adalah menjalankan program Windows 10. Program ini umumnya sudah ada di Windows kalian sehingga tidak perlu memasang aplikasi tambahan.

    Program yang kami maksud adalah program bernama Notepad. Program ini yang akan kalian gunakan selama proses pembuatan script.

    Cara membuka Notepad adalah masuk ke Start Menu kemudian ketikkan Notepad, lalu klik program yang bernama Notepad (biasanya paling atas).


    Langkah 2: Salin dan Paste Script

    Setelah membuka Notepad, kalian tidak hanya membukanya saja melainkan harus menambahkan suatu script atau kode tertentu. Kode ini yang hendak kami bagikan kepada kalian, berikut kodenya:

    @echo off
    taskkill /F /IM explorer.exe
    explorer.exe
    exit

    Salin kode diatas dengan cara menyeleksi semua bagiannya kemudian tekan tombol CTRL + C untuk meng-copy text di atas.

    Kemudian buka kembali Notepad, pastekan salinan kode tersebut menggunakan shortcut CTRL + V untuk mem-paste hasil text tadi.

    Langkah 3: Simpan Script Notepad

    Kode sudah kalian pastekan di Notepad, sekarang lanjut dengan menyimpannya. Melakukan penyimpanan atau “save” dapat dilakukan secara mudah. Kalian tinggal menekan shortcut CTRL + S.

    Selanjutnya cari lokasi penyimpanan untuk meletakkan file Notepad tersebut, pilih bebas aja. Setelah itu berikan nama file seperti remove.bat lalu ubah “Save as Type” menjadi “All Files”. Kemudian tekan tombol Save yang berada disudut kanan jendela Explore.

    Langkah 4: Jalankan Script

    Saat ini buka Explorer kalian untuk menemukan lokasi file remove.bat tadi. Jika sudah ketemu, jalankan file tersebut dengan cara klik Kanan lalu pilih Run as Administrator.

    Apabila muncul jendela “User Account Control”, cukup tekan tombol Yes untuk melewatinya. Nantinya secara otomatis membuka CMD lalu menampilkan tulisan “SUCCESS: The process “explorer.exe” with PID 9668 has been terminated“.

    Tulisan tersebut memiliki arti dasar file remove.bat berhasil dijalankan dengan CMD.

    Anehnya tulisan tersebut hanya tampil sepersekian detik saja, jadi kalian harus benar-benar memastikan file remove.bat telah telah sukses berjalan.

    Langkah 5: Restart PC

    Terakhir kalian hanya perlu menerapkan satu langkah yang sangat mudah. Langkah tersebut adalah merestart PC/Laptop kalian.



    • Tekan tombol Windows + R
    • Ketikkan regedit lalu tekan OK
    • Kemudian copy lokasi direktori berikut Computer\HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\SoftwareProtectionPlatform\Activation
    • Klik kanan pada registry “Manual” lalu klik Modify
    • Selanjutnya ubah Value Data menjadi 1 agar mematikan auto activation
    • Kemudian pilih OK
    • Tutup program regedit seterusnya restart PC





    Wednesday, 21 September 2022

    CARA MENGHILANGKAN TULISAN ACTIVATE WINDOWS 8.1

    - No comments

    Copy the code below into a new text document. 

    @echo off title Activate Windows 8 / Windows 8.1 ALL versions for FREE - MSGuides.com&cls&echo =====================================================================================&echo #Project: Activating Microsoft software products for FREE without additional software&echo =====================================================================================&echo.&echo #Supported products:&echo - Windows 8 Core&echo - Windows 8 Core Single Language&echo - Windows 8 Professional&echo - Windows 8 Professional N&echo - Windows 8 Professional WMC&echo - Windows 8 Enterprise&echo - Windows 8 Enterprise N&echo - Windows 8.1 Core&echo - Windows 8.1 Core N&echo - Windows 8.1 Core Single Language&echo - Windows 8.1 Professional&echo - Windows 8.1 Professional N&echo - Windows 8.1 Professional WMC&echo - Windows 8.1 Enterprise&echo - Windows 8.1 Enterprise N&echo.&echo.&echo ============================================================================&echo Activating your Windows...&cscript //nologo slmgr.vbs /ckms >nul&cscript //nologo slmgr.vbs /upk >nul&cscript //nologo slmgr.vbs /cpky >nul&set i=1&wmic os | findstr /I "enterprise" >nul if %errorlevel% EQU 0 (cscript //nologo slmgr.vbs /ipk MHF9N-XY6XB-WVXMC-BTDCT-MKKG7 >nul||cscript //nologo slmgr.vbs /ipk TT4HM-HN7YT-62K67-RGRQJ-JFFXW >nul||cscript //nologo slmgr.vbs /ipk 32JNW-9KQ84-P47T8-D8GGY-CWCK7 >nul||cscript //nologo slmgr.vbs /ipk JMNMF-RHW7P-DMY6X-RF3DR-X2BQT >nul&goto skms) else (cscript //nologo slmgr.vbs /ipk GCRJD-8NW9H-F2CDX-CCM8D-9D6T9 >nul||cscript //nologo slmgr.vbs /ipk HMCNV-VVBFX-7HMBH-CTY9B-B4FXY >nul||cscript //nologo slmgr.vbs /ipk NG4HW-VH26C-733KW-K6F98-J8CK4 >nul||cscript //nologo slmgr.vbs /ipk XCVCF-2NXM9-723PB-MHCB7-2RYQQ >nul||cscript //nologo slmgr.vbs /ipk GNBB8-YVD74-QJHX6-27H4K-8QHDG >nul||cscript //nologo slmgr.vbs /ipk M9Q9P-WNJJT-6PXPY-DWX8H-6XWKK >nul||cscript //nologo slmgr.vbs /ipk 7B9N3-D94CG-YTVHR-QBPX3-RJP64 >nul||cscript //nologo slmgr.vbs /ipk BB6NG-PQ82V-VRDPW-8XVD2-V8P66 >nul||cscript //nologo slmgr.vbs /ipk 789NJ-TQK6T-6XTH8-J39CJ-J8D3P >nul||goto notsupported) :skms if %i% GTR 10 goto busy if %i% EQU 1 set KMS=kms7.MSGuides.com if %i% EQU 2 set KMS=kms8.MSGuides.com if %i% EQU 3 set KMS=kms9.MSGuides.com if %i% GTR 3 goto ato cscript //nologo slmgr.vbs /skms %KMS%:1688 >nul :ato echo ============================================================================&echo.&echo.&cscript //nologo slmgr.vbs /ato | find /i "successfully" && (echo.&echo ============================================================================&echo.&echo #My official blog: MSGuides.com&echo.&echo #How it works: bit.ly/kms-server&echo.&echo #Please feel free to contact me at msguides.com@gmail.com if you have any questions or concerns.&echo.&echo #Please consider supporting this project: donate.msguides.com&echo #Your support is helping me keep my servers running 24/7!&echo.&echo ============================================================================&choice /n /c YN /m "Would you like to visit my blog [Y,N]?" & if errorlevel 2 exit) || (echo The connection to my KMS server failed! Trying to connect to another one... & echo Please wait... & echo. & echo. & set /a i+=1 & goto skms) explorer "http://MSGuides.com"&goto halt :notsupported echo ============================================================================&echo.&echo Sorry, your version is not supported.&echo. :busy echo ============================================================================&echo.&echo Sorry, the server is busy and can't respond to your request. Please try again.&echo. :halt pause >nul


    Create a new text document.



    Paste the code into the text file. Then save it as a batch file (named “1click.cmd”).




    Run the batch file as administrator.



    Please wait





    Done!



    Finally, check the activation status again.